|
PENGUJIAN :
Agar platform pengujian mencerminkan realitas performa kelas
"Value", maka komponen lain yg dipakai (prosesor,
motherboard, memory) juga dipilh dari kelas value pula,
yaitu prosesor AthlonXP, motherboard PCCHIPS, dan memory
Visipro. Untuk mendapatkan perbandingan performa platform yg
adil, maka motherboard yg dipakai utk menguji VGA card
dipilih yg chipsetnya satu rumpun dengan motherboard yg
menggunakan onboard VGA Xabre 200.
Kedua motherboard yg dipakai tsb sama-sama berbasis chipset
SiS seri 740 yg sama-sama mendukung DDR400 dan AGP8X.
Pengujian dilakukan dengan 24 macam benchmark yg terbagi
dalam 4 macam kategori:
1. Kategori DirectX 7: Quake3
2. Kategori DirectX 8.1: 3DMark2001SE, CodeCreatures,
MaxPayne, UT2003,Jedi Knight, RTCW, SeriousSam SE, Comanche4
3. Kategori DirectX 9: 3DMark2003, Aquamark3, X2 The Threat,
Tomb Raider AOD, Splinter Cell
4. Kategori Kompatibiltas Efek Grafis: Need For Speed
Underground
Sesuai tradisi Reviewland, maka seluruh pengujian dilakukan
dalam kondisi standard dan overclock.
Perkecualian adalah bagi Radeon 9200SE yg oleh ATI BIOS-nya
dikunci sehingga tidak bisa dioverclock. Untuk VGA ini diuji
dalam dua kondisi standard yaitu dengan memory clock 333MHz
(standard untuk card dgn memory 5ns) dan 400MHz (standard
utk card dgn memory 4ns). Sedangkan core clocknya tidak
berubah.
Meskipun cukup banyak crack BIOS utk membuka proteksi
overclocking pada Radeon 9700 & 9800, namun tampaknya
belum ada crack BIOS utk Radeon 9200SE.
Perlu diingat bahwa VGA card ECS Radeon 9200SE yg dijual
adalah dalam kondisi clock standard 200/333. Saya mewajibkan
anda untuk mengupdatenya dgn BIOS VGA yg standard clock-nya
200/400, sebab memory yg digunakan ECS adalah memory Hynix
4ns yg seharusnya berjalan di 400MHz, bukan 333MHz. Ini
bukanlah tindakan overclocking, jadi semua orang WAJIB
melakukannya agar tidak mendapat performa yg buruk !!
----> download bios R9200SE (200/400) di sini
BENCHMARK PLATFORM:
CPU:
- Tbred-B Athlon XP1700 (1.4GHz) overclocked @ 2200 (1.8GHz
FSB333) default voltage
CPU Cooler :
- Globalwin FOP38 + Delta 8000 RPM fan (overclocked temp:
32C)
Motherboard :
- PCChips M848LU (Sis 748) support DDR400 & AGP8X ($55)
- PCChips "GAME DEMONIO" M847LU ver 1.5A (Sis 746
+ onbvoard Xabre200) ($65)
VGA :
- VGA card Inno3D Geforce FX5200SE - 128MB DDR 64bit ($53)
- VGA card Inno3D Geforce 4MX440SE - 64MB DDR 64bit ($43)
- VGA card ECS Radeon 9200SE - 64MB DDR 64bit ($45)
- VGA card Winfast Geforce 256 DDR - 32MB DDR 128bit ($35)
- VGA onboard Xabre 200 - 64MB DDR 128bit ($10) *
* Harga $10 merupakan asumsi harga motherboard
M847LU+Xabre200 ($65) dikurangi harga motherboard M848LU yg
tanpa VGA onboard ($55)
Memory DDR :
2 X 256MB Visipro PC3200 (chip Hynix)
Harddisk:
80GB Maxtor ATA133- 7200RPM
Driver:
- ATI Catalyst 4.1
- Nvidia Detonator 53.03
- SiS Xminator 3.08 & 3.57
Windows XP Professional SP1
DirectX 9.1b
KATEGORI 1: GAME DIRECTX 7
QUAKE 3
. . Demo 001. High Quality - 1024x768x32bit
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) ---163.3
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400) ---131.9
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) ---117.8
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) ---116.4
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) --- 94.6
Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ---- 90.7
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ---- 86.0
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ---- 85.8
Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ----- 72.7
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ----- 71.3
Quake3 merupakan game berbasis OpenGL yg mengusung feature
DirectX 7. Meskipun tergolong game lawas, namun engine-nya
cukup banyak diimplementasikan pada game-game baru.
Pada game ini terlihat Xabre 200 onboard mendominasi posisi
puncak. Meskipun VGA onboard, namun performa standardnya
belum mampu disaingi oleh VGA card lain yg dioverclock
sekalipun.
Pada game ini juga terlihat bahwa performa Radeon 9200SE
tidak secemerlang keluarga Geforce.
Bahkan Geforce 256 yg notabene Geforce generasi pertama
ternyata masih mampu mengalahkan Radeon 9200SE.
GeforceFX 5200SE juga harus mengakui kehebatan Geforce4
MX440SE yg dioverclock.
KATEGORI 2: GAME DIRECTX 8.1
3DMARK 2001SE (build 330)
. . Default 1024x768x32bit
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) --- 7333
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400) --- 6167
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) --- 5463
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) --- 5078
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ---- 4956
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) ---- 4629
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ---- 4326
Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ---- 4258
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ---- 3954
Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ---- 3569
3DMark2001 merupakan benchmark yg cukup populer & sering
menjadi tolok ukur bagi para reviewer maupun overclocker.
Sekali lagi terbukti bahwa VGA onboard ternyata mampu
mengalahkan semua VGA card kelas value secara telak.
Score yg dihasilkan Xabre 200 onboard melejit sangat tinggi
diatas VGA card lainnya. Dalam kondisi standard sekalipun
performanya masih belum bisa dikejar oleh VGA card yg
dioverclock habis-habisan. Untuk sebuah chip VGA onboard yg
nilainya hanya $10, score yg dihasilkan hampir setara dengan
VGA card seharga $100.
Sementara itu, Radeon 9200SE dalam kondisi standard mampu
membuktikan keunggulannya atas GeforceFX 5200SE. Kita juga
dapat melihat bahwa overclocking pada Geforce4 MX440SE mampu
memberikan peningkatan unjuk kerja yg sangat banyak.
DRAGOTHIC HIGH DETAIL - 3DMARK 2001SE (DirectX 7 feature)
. . Default 1024x768x32bit
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) ---- 68.7
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400) ---- 58.3
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) ---- 50.9
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) ---- 44.6
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ---- 44.0
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) ---- 41.7
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ---- 39.4
Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ---- 34.3
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ---- 33.5
Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ---- 29.6
Dragothic High Detail ini merupakan bagian test ke-2 pada
pengujian 3DMark2001 yg lebih menekankan pada kinerja VGA.
Di sini jelas terlihat bahwa Xabre 200 onboard tak
terkalahkan baik dalam kondisi standard maupun overclock.
Bahkan GeforceFX 5200SE yg dioverclock sekalipun tak mampu
mengalahkan Xabre 200 standard. Sementara itu Radeon 9200SE
standard menempel cukup ketat dibawah Geforce FX5200
standard.
NATURE - 3DMARK 2001SE (DirectX 8.1 feature)
. . Default 1024x768x32bit
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) ---- 20.8
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ---- 20.1
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) ---- 17.6
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400) ---- 16.4
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ---- 14.6
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) ---- 14.4
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) ---- NOT SUPPORTED
Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ---- NOT SUPPORTED
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ---- NOT SUPPORTED
Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ----- NOT SUPPORTED
Nature merupakan bagian pengujian ke-4 dari 3DMark2001.
Pengujian ini mengandalkan pada Pixel Shader yg merupakan
feature dari DirectX 8.1. Absennya dukungan feature DirectX
8.1 pada Geforce4 MX440SE dan Geforce 256 membuat kedua VGA
card ini harus keluar dari arena pertarungan.
Xabre 200 yg dioverclock terlilhat mampu memimpin di posisi
puncak.
Berbeda dari pengujian Dragothic sebelumnya, Radeon 9200SE
standard (200/400) tampil cukup memukau dengan menempati
posisi ke-2, atau dengan kata lain VGA ini merupakan yg
tercepat di kelas standard. Keunggulan Radeon 9200SE
standard atas Xabre 200 standard mungkin dikarenakan oleh
versi pixel shader yg disupport oleh Radeon 9200SE lebih
tinggi (versi 1.4) drpd Xabre 200 (versi 1.3).
Sementara itu performa GeforceFX 5200SE standard terlihat
sebagai yg paling buruk hingga harus menempati posisi paling
akhir.
CODE CREATURES
. . Default 1024x768x32bit
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) ---- 12.3
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400)---- 10.6
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) ---- 10.3
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ---- 9.6
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) (driver 3.57) ---- 4.9
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400) (driver 3.57) ---- 4.4
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) ---- NOT SUPPORTED
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ---- NOT SUPPORTED
Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ---- NOT SUPPORTED
Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ---- NOT SUPPORTED
Code Creatures merupakan software benchmark ala Nature yg
implementasi engine-nya kurang begitu populer, namun cukup
berat untuk dijalankan VGA kelas value. Tidak hanya itu saja,
software ini bahkan mensyaratkan memory minimal sebesar
512MB.
Karakteristik yg aneh seperti inilah yg mungkin membuat
engine-nya tidak dipakai pada kebanyakan game dan akhirnya
hanya dikenal sebagai software benchmark semata.
Xabre 200 dengan driver terbarunya (3.57) mampu menepis
masalah kompatibilitas dengan engine yg tidak populer
semacam ini. Meskipun score yg dihasilkan tidak sebaik
GeforceFX 5200SE dan Radeon 9200SE, namun paling tidak
benchmark ini mampu diselesaikan oleh chip VGA onboard ini
tanpa masalah. Sementara itu nasib sial harus menimpa
Geforce4 MX440SE dan Geforce 256 karena tanpa berbekal
feature directX 8,mustahil kedua VGA card tersebut dapat
menjalankan bechmark ini.
UNREAL TOURNAMENT 2003
. . Default 1024x768 - flyby
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) ---- 65.43
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) ---- 64.11
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400) ---- 61.89
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) ---- 56.11
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ---- 54.27
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) ---- 53.17
Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ----- 50.91
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ----- 47.31
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ----- 40.63
Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ----- 40.46
Engine Unreal Tournament 2003 cukup banyak dipergunakan di
berbagai game yg mengusung feature DirectX 8.1.
Tampaknya engine game ini cukup menyukai Xabre 200 onboard,
sebab baik dalam kondisi standard maupun overclock, VGA
onboard ini mampu membuktikan keunggulannya atas VGA card
lainnya.
Dalam kondisi standard, Radeon 9200SE juga mampu memukul
telak GeforceFX 5200SE. Juga terlihat bahwa performa
standard Geforce4 MX440SE ternyata tidak jauh berbeda dengan
Geforce generasi pertama (Geforce 256).
SERIOUS SAM SE
. . Valley of Jaguar. Quality - 1024x768x32bit
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) ---- 50.2
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400) ---- 42.1
Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ---- 34.8
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) ---- 31.5
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ---- 30.9
Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ---- 29.9
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) ---- 29.6
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ---- 25.7
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) ---- 24.3
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ---- 22.4
Serious Sam SE merupakan game openGL asal Croatia yg
menggunakan engine unik buatan developernya sendiri.
Keunikan engine pada game ini adalah mampu menampilkan area
outdoor super luas yg sulit dilakukan oleh developer game
sekelas ID Software sekalipun (developer Quake3)
Hasil benchmark membuktikan bahwa lagi-lagi Xabre 200
onboard mampu menunjukkan dominasi total pada game asal
eropa timur ini.
Performa standard VGA onboard ini bahkan jauh diatas VGA
lain yg sudah dioverclock secara maximal.
GeforceFX 5200SE menunjukkan hasil yg cukup mengecewakan
pada game ini. Konyolnya lagi, Geforce 256 yg notabene
adalah Geforce generasi pertama ternyata mampu memukul telak
kedua saudara mudanya yaitu GeforceFX 5200SE dan Geforce4
MX440SE.
Sementara itu Radeon 9200SE standard (200/400) dan Geforce4
MX440SE yg dioverclock mampu memberikan hasil yg lumayan
baik meski masih belum bisa menandingi performa standard VGA
onboard Xabre 200.
MAX PAYNE
. . VGA demo . HighQuality - 1024x768x32bit
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) ---- 47.30
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400) ---- 40.00
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ----- 39.10
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) ----- 37.10
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) ---- 36.10
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ---- 35.40
Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ---- 34.00
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) ---- 31.30
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ---- 30.09
Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ---- 29.00
Max Payne merupakan game yg berbasiskan engine yg same
dengan 3DMark2001. Ini tak lain karena developernya pun
sama.
Jadi tidak mengherankan bila Xabre 200 onboard lagi-lagi
tampil mendominasi di posisi puncak seperti pada benchmark
3D Mark2001.
Radeon 9200SE standard (200/400) juga patut diacungi jempol
karena mampu mengalahkan GeforceFX 5200SE yg dioverclock
sekalipun.
Sebenarnya performa standard GeforceFX 5200SE pada game ini
boleh dibilang agak memalukan karena masih mampu dikalahkan
oleh si tua bangka Geforce 256 yg dioverclock.
RETURN TO CASTLE WOLFENSTEIN
. . Checkpoint - HighQuality 1024x768x32bit
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) ---- 101.4
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) --- 88.7
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400)---- 87.2
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) --- 86.1
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ---- 76.4
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) ---- 73.9
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ---- 69.7
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ---- 64.5
Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ----56.0
Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) $35 46.8
RTCW merupakan game OpenGL yg berbasiskan engine Quake3
namun telah disempurnakan dengan penambahan feature DirectX
8.1 Shader.
Xabre 200 onboard lagi-lagi memimpin di posisi puncak. Dalam
kondisi sama-sama standard maupun overclock, Xabre200 tetap
merupakan yg tercepat. Bahkan GeforceFX 5200SE yg
dioverclock pun masih belum mampu mengalahkan Xabre 2000
onboard dalam keadaan standard.
Geforce4 MX440SE yg dioverclock juga mampu menunjukkan
performa diatas GeforceFX 5200SE.
Dalam keadaan standard, Radeon 9200SE (200/400) juga
terlihat lebih unggul dibanding GeforceFX 5200SE
STARWARS JEDI KNIGHT
. . JK2FFA - HighQuality 1024x768x32bit
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) --- 95.2
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) ---- 94.3
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) ---- 91.3
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400) ---- 91.3
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) --- 89.3
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ---- 85.2
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ---- 73.2
Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ---- 70.8
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ----- 65.9
Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ------ 56.7
Sama seperti RTCW, Jedi Knight merupakan game OpenGL yg
berbasiskan engine Quake3 namun telah disempurnakan dengan
penambahan feature DirectX 8.1 Shader. Namun ada sedikit
keganjilan pada game ini dimana performa Xabre 200 seakan
terbatasi di 91.3fps. Andaikan tidak terjadi keanehan ini
seharusnya performanya dalam keadaan overclock akan melejit
tinggi. Ini terlihat dari performa Xabre 200 yg diatas VGA
lain dalam kondisi sama-sama standard.
Sementara itu, Geforce4 MX440SE lagi-lagi mampu menunjukkan
jati dirinya sebagai jago overclock dengan mengalahkan
GeforceFX 5200SE.
Meskipun Jedi Knight menggunakan engine yg sama dengan RTCW,
namun performa standard Radeon 9200SE terlihat buruk pada
Jedi Knight. VGA keluaran ATI ini bahkan dengan mudah
dilibas oleh Geforce4 MX440SE dalam keadaan standard.
COMANCHE 4
. . 1024x768x32bit
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) ---- 30.32
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) ---- 26.48
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ---- 25.41
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) ---- 25.24
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333)---- 23.07
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ---- 22.62
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) ---- 22.51
Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ---- 21.72
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400) --- 21.22
Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ----- 17.30
Comanche4 merupakan game yg menggunakan engine buatan
Novalogic. Engine ini umum diimplementasikan pada game-game
bersuasana outdoor landscape (simulasi pesawat, helikopter,
dll).
Geforce4 MX440SE yg dioverclock tampil mengejutkan pada game
ini dengan menempati posisi puncak. Tak dapat dipungkiri
bahwa VGA ini memang layak dijuluki sebagai si jago
overclock.
Sementara itu Radeon 9200SE standard (200/400) juga layak
dipuji karena mampu bersaing dgn VGA card lain yg kondisinya
dioverclock.
Pada game ini, Xabre 200 onboard tidak tampil seganas
sebelumnya, meskipun demikian dalam kondisi overclock ia
masih sanggup bertengger di posisi ke-4.
KATEGORI 3: GAME DIRECTX 9
3DMARK 2003 (build 330)
. . Default 1024x768x32bit
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) ---- 1141
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) ---- 966
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ---- 709
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ----- 610
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) ----- 508
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400) ---- 463
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) ------ 225
Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ------- 220
Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ------ 199
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ------ 196
3DMark2003 merupakan benchmark yg mencerminkan kinerja VGA
dalam menjalankan feature DirectX 9.
Sejujurnya, ini adalah benchmark yg terlau berat bagi semua
VGA kelas value yg diujikan disini. Dari ke 4 macam jenis
game yg diujikan, hanya game ke-1 yg berjalan dgn framerate
yg layak. Game lainnya tampil terpatah-patah seperti
pertunjukan slideshow.
Tak mengherankan jika Geforce FX5200SE mampu mendominasi
posisi atas, karena VGA card ini adalah satu-satunya VGA
kelas value yg mensupport feature DirectX 9. Sementara itu
Radeon 9200SE yg merupakan VGA yg mensupport DirectX 8.1
mengekor dibelakangnya, dan diikuti oleh Xabre 200 yg
notabene adalah satu-satunya VGA onboard di dunia yg
mendukung feature DirectX 8.1. Sementara itu Geforce4
MX440SE dan Geforce 256 yg hanya mensupport feature Directx
7 tentu saja harus puas menempati barisan bawah.
WINGS OF FURY - 3DMARK 2003 (DirectX 7 feature)
. . Default 1024x768x32bit
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) ------ 50.8
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ------ 43.8
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) ------ 42.9
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) ------ 42.8
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400) ------ 40.2
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ------ 37.7
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) ------ 30.8
Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ------ 30.2
Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ------ 27.3
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ------ 26.9
Pada hasil pengujian Game1 dari benchmark 3DMark2003
terlihat bahwa GeforceFX 5200SE yg dioverlcok mampu
menempati posisi puncak. Namun dalam kondisi standard,
juaranya adalah Radeon 9200SE (200/400).
Meski pengujian Game1 ini masih mengandalkan feature DirectX
7, namun engine 3DMark2003 cenderung lebih memihak pada VGA
dgn feature DirectX 9. Meski demikian Xabre 200 yg
dioverclock ternyata masih mampu mengalahkan GeforceFX
5200SE standard.
BATTLE OF PROXYCON - 3DMARK 2003 (DirectX 8.1 feature)
. . Default 1024x768x32bit
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) ------ 5.8
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) ------ 4.8
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ------ 4.1
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ------ 3.6
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) ------ 2.5
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400) ------ 2.0
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) ------ NOT SUPPORTED
Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ------ NOT SUPPORTED
Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ------ NOT SUPPORTED
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ------ NOT SUPPORTED
Hasil pengujian Game2 dari benchmark 3DMark2003
memperlihatkan framerate yg sangat rendah pada semua VGA
kelas value yg diuji. Terus terang, tampilan terasa seperti
slideshow yg tersendat-sendat dan mustahil ada oarng yg
maumemainkan game dalam kondisi seperti ini.
Meskipun GeforceFX5200SE tampil memimpin, tapi framerate yg
cuma 5.8 fps jelas tak layak untuk bermain game.
Meskipun Game2 ini mengandalkan feature DirectX 8.1 namun
engine 3Dmark2003 memang terlalu berat bagi VGA kelas value
yg mensupport DirectX 9 sekalipun.
Sementara itu, Geforce4 MX440SE dan Geforce256 tak mampu
menjalankan pengujian ini karena kedua VGA card tsb tidak
mensupport feature DirectX 8.1
MOTHER NATURE - 3DMARK 2003 (DirectX 9 feature)
. . Default 1024x768x32bit
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) ------ 7.9
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) ------ 6.9
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ------ NOT SUPPORTED
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ------ NOT SUPPORTED
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510)------ NOT SUPPORTED
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400) ------ NOT SUPPORTED
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) ------ NOT SUPPORTED
Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ------ NOT SUPPORTED
Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ------ NOT SUPPORTED
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ------ NOT SUPPORTED
Mother Nature merupakan pengujian dari 3DMark2003 yg
menggunakan feature DirectX 9 (PixelShader 2.0).
Hanya GeforceFX 5200SE yg mampu menjalankan pengujian ini.
Meskipun demikian hasilnya tak ada artinya sebab framerate
yg cuma 7.9fps sama seperti tampilan slideshow yg tak layak
dipakai untukbermain game.
Di sini telrihat jelas bahwa adanya feature DirectX 9 pada
VGA kelas valeu sebenarnya sia-sia, karena untuk menjalankan
feature DirectX 9 dibutuhkan performa tinggi yg jelas tidak
dimiliki oleh VGA kelas value.
AQUAMARK 3
. . GFX trimark - Default 1024x768x32bit
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ------ 990
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) ------ 933
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ------ 900
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) (driver 3.57) $10 816
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) ------ 810
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) ------ 744
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400) (driver 3.57) ------ 738
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ------ 648
Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365)------ 615
Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ------ 561
Sama seperti 3DMark2003, Aquamark 3 juga merupakan benchmark
yg tergolong berat untuk dijalankan pada VGA kelas value.
Hampir sebagian besar tampilan pengujian berjalan seperti
slideshow yg tersendat-sendat. Tidak hanya itu saja, engine
Aquamark3 juga agak bermasalah dengan VGA selain ATI. Entah
karena ATI berada di balik pembuatan engine benchmark ini
atau tidak, namun yg jelas semua VGA keluarga Geforce
ditimpa oleh masalah kualitas shadow pada benchmark ini.
Selain itu, Xabre200 juga membutuhkan driver versi tebaru
(3.57) agar dapat menjalankan benchmark ini.
Mungkin karena kerewelan seperti itulah yg membuat engine
Aquamark3 menjadi tidak populer digunakan pada game, kecuali
pada game Aquanox saja. Sayangnya game Aquanox itu juga
bukan termasuk game yg populer & digemari.
Mengingat developer Aquamark3 cukup akrab dengan ATI, maka
tidaklah mengherankan bila Radeon 9200SE standard sekalipun
mampu menempati posisi puncak mengalahkan GeforceFX 5200SE
yg dioverclock sekalipun.
Sementara itu, Xabre 200 onboard mampu menepis keraguan
kompatibilitas dengan driver barunya, performa yg dihasilkan
juga sangat bagus untuk sebuah VGA onboard yg menjalankan
engine Aquamark3 yg "pilih kasih".
X2 - THE THREAT
. . Rolling demo - default 1024x768x32bit
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) ------ 35.46
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) ------ 29.62
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ------ 26.25
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) ------ 24.76
Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ------ 24.33
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) ------ 24.12
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ------ 22.59
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ------ 22.55
Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ------ 21.95
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400) ------ 20.60
X2 - The Threat merupakan game explorasi ruang angkasa yg
juga tergolong agak berat bagi VGA kelas value. Meski tidak
mengimplementasikan feature Pixel shader seperti kebanyakan
game DirectX 9 lainnya, namun game ini menerapkan penggunaan
DOT3 Bump mapping dan Stencil Buffer secara maximal sehingga
membuat beberapa tampilan pengujian masih agak
tersendat-sendat bila dijalankan pada semua VGA kelas value
yg diujikan disini.
Geforce FX5200SE sebagai satu-satunya VGA kelas value yg
mensupport feature DirectX 9 tampil memimpin di posisi
puncak, dan diikuti dengan Radeon 9200SE.
Xabre 200 tampil agak mengecewakan pada game ini karena
performanya masih sedikit dibawah Geforce 256 DDR.
SPLINTER CELL
. . Tbilisi demo - 1024x768x32bit
Default mode DirectX 9 mode
Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ------ 21.22
NOT SUPPORTED
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) ------ 18.43
7.43
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ------ 18.35
NOT SUPPORTED
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) ------ 18.31
NOT SUPPORTED
Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ------ 16.93
NOT SUPPORTED
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ------ 15.42
NOT SUPPORTED
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) ------ 15.06
5.99
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ------ 13.29
NOT SUPPORTED
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) (driver 3.57) ------ 10.20
NOT SUPPORTED
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400) (driver 3.57) ------ 7.94
NOT SUPPORTED
SplinterCell merupakan game yg diadopsi dari XBOX. Mengingat
XBOX menggunakan VGA buatan Nvidia, maka ketika game ini
dibuat versi PC-nya, banyak timbul masalah (bug) dengan VGA
card selain Geforce.
Sebagai contoh adalah masalah pada shadow dan mode
NightVision pada VGA ATI Radeon.
Namun karena game ini sangat digemari kalangan PC gamer,
maka para produsen VGA seperti ATI dan SIS harus mengalah
dengan melakukan solusi perbaikan melalui update driver.
Namun meski ATI telah mencoba memperbaiknya pada bbrp rilis
driver, bug itu tidak 100% hilang sebab pada dasarnya game
ini memang berasal dari game yg khusus utk dijalankan di VGA
buatan Nvidia (platform XBOX).
SIS juga merilis driver terbaru (versi 3.57), sehingga
pengguna VGA Xabre 200 onboard akhirnya dapat memainkan game
ini, meski performanya dibawah VGA yg lain.
Meskipun pengguna GeforceFX 5200SE dapat mengaktifkan
feature DirectX 9 pada game ini, namun akan terjadi
penurunan performa yg luar biasa banyak, sehingga game
berjalan dgn framerate yg terlalu pelan untuk dimainkan
dengan enak.
Sehingga dapat dikatakan bahwa untuk VGA card kelas value,
game ini idealnya dijalankan pada mode Default.
Anehnya, pada mode default, performa tertinggi justru
dihasilkan oleh Geforce 256 yg dioverclock. Padahal VGA ini
tak lain adalah geforce generasi pertama yg usianya sudah
cukup tua.
GeforceFX 5200SE akhirnya terpaksa harus mengakui kehebatan
si tua bangka Geforce 256 DDR dalam kondisi standard maupun
overclock.
Sedangkan dalam keadaan standard, performa tertinggi
dihasilkan oleh Radeon 9200SE (200/400).
TOMB RAIDER ANGEL OF DARKNESS
. . Paris 1C demo - 1024x768x32bit
DirectX 7 DirectX 8.1 DirectX 9
Fixed Function Pixel Shader 1.1 Pixel Shader 1.4 Pixel
Shader 2.0
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Overclock (255/510) ------ 72.9
11.1
NO SUPPORT
NO SUPPORT
Geforce 256 32MB DDR128bit
Overclock (155/365) ------ 61.5
NO SUPPORT
NO SUPPORT
NO SUPPORT
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 2 (200/400) ------ 59.6
19.1
19.8
NO SUPPORT
Xabre 200 64MB DDR128bit (onboard)
Standard (200/400) ------ 59.4
9.1
NO SUPPORT
NO SUPPORT
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Overclock (290/410) ------ 57.5
24.4
19.8
8.1
Radeon 9200 SE 64MB DDR64bit
Standard 1 (200/333) ------ 50.8
17.9
18.4
NO SUPPORT
Geforce 256 32MB DDR128bit
Standard (120/300) ------ 48.1
NO SUPPORT
NO SUPPORT
NO SUPPORT
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Overclock (350/451) ------ 47.4
NO SUPPORT
NO SUPPORT
NO SUPPORT
Geforce FX 5200SE 128MB DDR64bit
Standard (270/333) ------ 46.3
21.0
17.2
7.2
Geforce 4 MX 440SE 64MB DDR64bit
Standard (275/333) ------ 31.4
NO SUPPORT
NO SUPPORT
NO SUPPORT
Kebalikan dari game Splintercell yg cenderung lebih memihak
ke Nvidia, Tomb Raider AOD merupakan game yg peluncurannya
sempat tertunda & diwarnai kehebohan karena adanya
masalah kompatibilitas dengan VGA selain ATI Radeon. Atau
dengan kata lain, game ini cenderung memihak ke ATI.
Nvidia bahkan sempat protes keras karena performa GeforceFX
pada game ini terpuruk jauh. Tidak hanya itu saja,
penggunaan bbrp feature DirectX 9 (Pixel Shader 2.0 shadow)
pada Geforce FX malah membuat game ini crash.
Akhirnya hanya bbrp feature DirectX 9 saja yg bisa dipakai
pada Geforce FX.
Namun, sama seperti pada SplinterCell, penggunaan feature
DirectX 9 (Pixel Shader 2) menyebabkan penuruna performa yg
sangat banyak. Jadi meski tampilan penuh efek, namun game
terlalu pelan utk dimainkan. Adakah yg mau main game dengan
menggunakan feature DirectX 9 bila framerate-nya cuma 8
fps???
Jadi boleh dikatakan bahwa adanya feature DirectX 9 pada VGA
kelas value sebenarnya sia-sia dan dalam prakteknya tak
layak digunakan.
Pada mode DirectX 8.1 (Pixel Shader 1.1 dan 1.4) framerate
juga tergolong masih pelan, sehingga keunggulan GeforceFX
5200SE pada pengujian ini juga tak banyak berarti dalam
prakteknya.
Sementara itu, karena Xabre 200 hanya mensupport pixel
shader versi 1.3 (sama seperti Geforce4 Ti), maka pengujian
Pixel Shader versi 1.4 tidak bisa dilakukan, meski demikian
pengujian Pixel shader 1.1 bisa dilakukan oleh VGA onboard
ini.
Harus diakui bahwa untuk VGA kelas value, mode yg paling
layak digunakan utk bermain adalah mode DirectX 7, dimana
framerate terasa lancar sehingga game enak dimainkan. Meski
pada mode ini beberapa efek hilang, tapi pengaruhnya tidak
terlalu terasa. Dan lagi, apalah gunanya tampilan penuh efek
bila game berjalan tersendat-sendat.
Pada mode DirectX 7, Xabre 200 yg dioverclock tampil
memimpin di posisi puncak. Geforce256 DDR juga masih
menunjukkan keperkasaannya ketika dioverclock. Sementara itu
Radeon 9200SE (200/400) mampu memimpin di kelas standard.
Ironisnya, GeforceFX 5200SE dan Geforce4 MX440SE performanya
terlihat sangat buruk pada mode ini. Setelah dioverclock pun
performa kedua VGA andalan Nvidia ini masih dibawah Xabre
200 standard.
KATEGORI 4: KOMPATIBILITAS EFEK GRAFIS
NEED FOR SPEED UNDERGROUND (DIRECTX 9b)
Need for Speed Underground merupakan game balap mobil yg
mensupport feature DirectX 9, namun berbagai feature yg
disupport game ini akan muncul tergantung dengan jenis VGA
yg digunakan.
Efek pada games : Geforce FX
5200 SE
$63 Radeon
9200 SE
$45 Xabre 200
Xabre 200
$10 Geforce4
MX440 SE
$43 Geforce 256
DDR
$35
Car Reflection Update Rate YES YES YES YES YES
Car Reflection Detail YES YES YES YES YES
Car Shadow YES YES YES YES YES
Car Headlight YES YES NO NO NO
Car Geometry Detail YES YES YES YES YES
Crowds YES YES YES NO NO
World Detail YES YES YES YES YES
Road Reflection Detail YES YES NO YES YES
Light Trails YES YES NO NO NO
Light Glow YES YES YES YES YES
Animated textures YES YES YES YES YES
Particle System YES YES YES YES YES
Motion Blur YES YES NO NO NO
GeforceFX 5200SE dan Radeon 9200SE adalah dua VGA card kelas
value yg mampu menampilkan seluruh efek pada game ini.
Meski demikian feature Light Trails dan Motion Blur terlalu
berat bila diaktifkan pada semua VGA kelas value.
Dan lagi, kedua feature ini juga akan cukup menyulitkan
pandangan kita sewaktu bermain game. Oleh karena itu tidak
bisa diaktifkannya kedua feature ini pada Xabre 200,
Geforce4 MX, dan Geforce256 sebenarnya tidak terlalu menjadi
masalah.
Tidak disupportnya Road Reflection Detail pada Xabre200
membuat tidak ada pantulan basah pada aspal jalanan. Namun
Xabre 200 mampu menampilkan Car Reflection Detail secara
baik, sehingga pantulan pada permukaan body mobil terkesan
mengkilap. Hal seperti ini sebenarnya justru lebih penting
drpd Road Reflection. Sedangkan meski Geforce4 MX dan
Geforce256 mensupport Road Reflection Detail, namun kualitas
Car Reflection Detail-nya sangat buruk sehingga warna-warna
cat mobil tidak bisa mengkilap alias kusam. Ini justru lebih
menjengkelkan karena kita jadi tak bisa merasakan nikmatnya
memilih warna-warna cat yg keren pada mobil.
Namun masalah yg jauh lebih besar pada Geforce4 MX dan
Geforce256 adalah tidak disupportnya feature Crowd. Hal ini
membuat beberapa tampilan keren tak dapat dinikmati pada
kedua VGA ini.
KESIMPULAN : "YESTERDAY PERFORMANCE TODAY"
Seluruh hasil benchmark diatas menunjukkan bahwa kinerja
semua VGA kelas value yg diujikan sebetulnya hanya layak
untuk dipakai menjalankan feature DirectX 8.1 saja.
Meskipun GeforceFX 5200SE adalah satu-satunya VGA card kelas
value yg mensupport feature DirectX 9, namun dalam
prakteknya performanya akan menjadi sangat rendah hingga
frameratenya tak layak utk dipakai bermain game.
Jadi adanya support feature DirectX 9 pada GeforceFX 5200
tidak boleh dibilang sebagai suatu keunggulan, sebab itu
hanyalah "Iming-Iming Marketing" belaka yg
tentunya hasil akal-akalan Nvidia.
Orang yg buta teknis tentu akan tertarik dengan adanya
support DirectX 9 pada VGA kelas value. Para konsumen awam
bahkan rela membayar lebih mahal ($63) utk sebuah VGA
GeforceFX 5200SE yg notabene masih tergolong kelas value dan
hanya berbekal memory DDR 64bit.
Padahal hasil pengujian telah menunjukkan bahwa performa VGA
ini terkadang bahkan masih kalah oleh Geforce 256 DDR yg
notabene adalah Geforce generasi pertama yg mengandalkan
teknologi 4 tahun yg lalu.
Untuk mengalahkan Geforce4 MX440SE, GeforceFX 5200SE juga
sering kesulitan karena kemampuan overclocknya tak sehebat
Geforce4 MX440SE.
Kriteria benchmark yg dimenangkan oleh GeforceFX 5200SE
sebagian besar hanyalah pada pengujian dgn DirectX 9, dimana
framerate yg dihasilkan juga terlalu pelan dan tak layak utk
dipakai bermain game.
Sedangkan pada pengujian game DirectX 7 & DirectX 8.1,
performa Geforce keluaran terbaru ini seringkali bahkan
lebih rendah dibanding generasi Geforce terdahulu.
Bila diumpamakan, kinerja GeforceFX 5200SE sama seperti
kinerja pemberantasan korupsi pada masa pemerintahan
sekarang yg sebenarnya juga tak berbeda jauh dengan semasa
rezim ORBA dulu. Hanya saja sebutan "orde reformasi"
untuk masa pemerintahan sekarang memang terkesan membawa
perubahan walau nyatanya tak terlalu jauh berbeda.
Begitu pula kinerja GeforceFX 5200SE juga tak banyak berbeda
dgn generasi Geforce sebelumnya, hanya namanya saja yg
terkesan baru.
Dari perbandingan seluruh VGA kelas value yg diuji disini,
VGA yg paling murah sekaligus paling tinggi performanya
adalah VGA onboard Xabre 200. Ini mungkin mengejutkan banyak
orang karena performa VGA onboard selalu dianggap remeh.
Tapi jaman telah berubah, dan kini konsumen/penjual komputer
harus mau menerima kenyataan bahwa telah muncul VGA onboard
yg berhasil mengalahkan VGA card kelas value yg terbaru
sekalipun.
Setelah menyaksikan kehebatan performa VGA onboard Xabre
200, sulit rasanya untuk merekomendasikan untuk membeli VGA
card value. Namun paling tidak VGA card ATI Radeon 9200SE
lebih layak direkomendasikan dibandingkan GeforceFX 5200SE,
Geforce4MX440SE, dan Geforce 256. Selain harga VGA buatan
ATI ini tidak terlalu mahal (setara harga Geforce4 MX440SE),
VGA ini mengusung berbagai kelebihan seperti support feature
DirectX 8.1, Dual VGA display, TV-out, dan performa yg juga
baik bila menggunakan BIOS VGA utk memory 4ns (200/400).
Perlu lagi saya ingatkan bahwa VGA card ECS Radeon 9200SE yg
dijual adalah dalam kondisi clock standard 200/333. Jadi
saya mewajibkan anda untuk mengupdatenya dgn BIOS yg
standard clock-nya 200/400, sebab memory yg digunakan ECS
adalah memory Hynix 4ns yg sangat layak utk berjalan di
400MHz. Sebab bila hal tsb tidak anda lakukan maka
kinerjanya akan terlalu rendah, dan tentu jadi tak layak
saya rekomendasikan.
Memang harus diakui bahwa performa Radeon 9200SE yg jalan di
clock 200/400 sekalipun seringkali belum cukup untuk
mengalahkan VGA onboard Xabre 200 yg perkasa & murah
meriah itu, tapi bila anda sudah terlanjur memiliki komputer
dan belum mau mengganti motherboard, maka Radeon 9200SE bisa
menjadi solusi yg cukup murah utk mengganti VGA card lawas
anda.
Sedangkan bila anda belum punya komputer dan ingin memiliki
komputer murah-meriah tapi powerful untuk main game, maka
solusi yg paling tepat adalah menggunakan motherboard
PCCHIPS M847LU (VGA onboard Xabre 200).
FANATISME GEFORCE & ANTI VGA ONBOARD: SEPERTI ORANG
KAMPUNG DI ESCALATOR
Tak dapat dipungkiri bahwa masih banyak konsumen yg benaknya
dipenuhi rasa fanatisme akan merk Geforce. Di otak mereka
sepertinya hanya ada VGA bernama Geforce saja. Bahkan disaat
ATI kini mulai mengambil alih posisi Nvidia (Geforce)
sebagai pemimpin market VGA, masih saja otak para konsumen
tersebut tidak berevolusi mengikuti perkembangan jaman.
Geforce4 MX440SE yg notabene VGA berteknologi kuno dan masih
dijual mahal, tetap saja masih diagung-agungkan dan
direferensikan oleh orang-orang. Padahal dengan harga yg
sama, ATI Radeon 9200SE jelas-jelas lebih layak dipilih.
Hal semacam itu bisa terjadi karena otak beberapa konsumen
mengalami kesulitan untuk mencerna huruf-huruf baru yg
berbunyi "ATI".
Fanatisme dan rasa takut akan hal baru membuat mereka tetap
ngotot menggunakan Geforce meskipun itu tipe yg paling
bobrok sekalipun. Sama seperti orang kampung yg ketakutan
ketika harus mempergunakan escalator di Mall. Rasa takutnya
semata disebabkan karena ketidaktahuan akan hal yg baru.
Konyolnya lagi, terkadang mereka begitu takutnya kalau
terpeleset sampai-sampai mereka melepas sandalnya ketika
akan naik escalator. Padahal sewaktu naik escalator justru
lebih aman menggunakan alas kaki.
Sungguh ironis ketika menyadari bahwa konsumen dunia IT
Indonesia tindakannya kadang tidak jauh berbeda dengan orang
kampung yg terlihat tolol ketika berusaha memakai escalator.
Persepsi konsumen & penjual komputer di Indonesia
terhadap VGA onboard juga menggelikan seperti perilaku orang
kampung diatas. Bila kita melihat iklan-iklan di luaran
sana, banyak penjual komputer yg dengan bangganya
mencantumkan kalimat "Paket Hemat, no VGA onboard"
tapi dispesifikasinya VGA card yg digunakan adalah VGA
semacam RIVA TNT 16MB dan terkadang bahkan VGA 8MB yg
dipakai. Spesifikasi Paket Hemat seperti ini adalah
spesifikasi tolol yg dibuat oleh penjual yg kurang mengikuti
teknologi.
Asal tahu saja, VGA onboard masa kini performanya sudah jauh
lebih kencang drpd VGA card purba seperti spesifikasi
diatas. Bahkan performa VGA onboard Xabre 200 yg dibahas di
artikel ini terbukti mampu mengalahkan VGA terbaru seperti
Geforce FX5200SE.
Para penjual seringkali berdalih bahwa motherboard dgn VGA
onboard tidak memungkinkan upgrade ke VGA card yg lebih
cepat. Sebenarnya untuk skala Paket Hemat, upgrade VGA
justru kurang relevan dengan tema penghematan. Karena harga
sebuah VGA card papan atas seringkali lebih mahal drpd harga
total Paket Hemat itu sendiri. Dan lagi performa VGA onboard
seperti Xabre 200 baru bisa dikalahkan oleh VGA card yg
harganya mendekati $100 ke atas. Apakah seorang konsumen
Paket Hemat yg notabene dompetnya tipis mampu membeli VGA
dengan harga tsb???
Contoh lain realita yg menggelikan adalah seorang konsumen
yg menghendaki komputer berspesifikasi "Paket
Hemat" (PaHe) tapi ia rewel tidak mau memakai VGA
onboard. Ini adalah contoh jenis konsumen yg tidak mengerti
perkembangan terakhir VGA onboard dan konyolnya lagi ia
merasa dirinya sudah kaya hingga merasa sudah layak memiliki
VGA card.
Terus terang, kalau anda masih belum kaya dan masih buta
teknis janganlah menjadi konsumen yg rewel, nantinya anda
malah akan ditertawakan oleh orang yg mengerti ketololan
anda sebagai konsumen.
Dengan kata lain, bila masih miskin janganlah rewel &
banyak omong, tapi berusahalah mendapatkan penghasilan yg
lebih banyak.
Pepatah "Konsumen adalah raja" hanyalah berlaku
bagi konsumen yg punya banyak uang, dan sebagai seorang raja
mereka tentu saja berhak untuk cerewet. Tapi bila belum
punya banyak uang janganlah menjadi konsumen yg minta
macam-macam.
Anda baru boleh rewel jika berkantong tebal dan cukup tahu
soal teknis. Jadi kalau anda masih miskin & buta teknis
terimalah spek Paket Hemat dengan VGA onboard. Sebab
performa VGA onboard masa kini sudah cukup cepat dan anda
akan menghemat lebih banyak uang.
Intinya, janganlah ngotot membeli VGA card kalau uang anda
pas-pasan. Bila anda memaksakan diri memakai VGA card dengan
kondisi uang pas-pasan, bisa-bisa anda malah mendapat VGA
dengan performa yg bahkan tidak lebih baik drpd performa VGA
onboard. Untuk lebih jelasnya lihat tabel di bawah ini.....
SPEK 1 (PaHe) SPEK 2 (PaHe) SPEK 3 (PaHe) SPEK 4
Motherboard Motherboard yg support
DDR400 & AGP8X ($55) PCCHIPS M847LU
($65) Motherboard yg support
DDR400 & AGP8X ($55) Motherboard yg support
DDR400 & AGP8X ($55)
VGA RIVA TNT2
32MB ($25) onboard Xabre 200
64MB Geforce4 MX440SE
64MB ($43) Geforce FX 5200SE
128MB ($63)
TOTAL
(mobo+VGA) $80 $65 $98 $118
Score 3DMark2001 < 2000 6100 3900 4600
*NOTE: Performa SPEK2 diatas SPEK 1, 3, dan 4. Untuk
mendapatkan performa diatas SPEK2 paling tidak anda harus
membuat SPEK dengan harga total berkisar $150 ke atas (jelas
bukan SPEK kategori PaHe).
Dengan memilih SPEK2 berarti anda mendapat performa tinggi
sekaligus menghemat dana sekitar $100
|