|
Date : 03 -02-2008
By :
Ivans
Phenom adalah CPU yang terbaru dari
AMD, Didasarkan pada arsitektur K10 mereka
yang baru. Di dalam tutor pendek ini, kita
akan melihat daftar spesifikasi dari semua
model Phenom yang dikeluarkan atau
yang diumumkan sejauh ini.
Perbedaan utama antara Phenom dan Athlon 64 adalah sebagai berikut :
- Menggunakan cache memori L3
- Menggunakan HyperTransport 3.0 bus antara
CPU dan chipset, meningkatkan Ketersediaan
bandwidth antara CPU dan dunia
eksternal. Adalah penting untuk mengenali
bahwa sejauh ini Phenom CPU tidak
mengerjakan kecepatan maksimum yang
disediakan oleh HT3.
-Penggunaan dari suatu sumber voltase yang
disediakan untuk CPU dan pengontrol
memori yang ditambahkan
(a.k.a. “split plane”
or “Dual Dynamic Power Management”, DDPM).
-Penggunaan dari suatu generator clock
untuk pengontrol memori, dengan suatu nilai
yang ditetapkan. Hal ini memecahkan masalah
yang terjadi dengan Athlon 64 di mana
tergantung pada CPU,memori itu tidak
berkerja secara penuh pada kecepatan yang
seharusnya.
-Mendukung memori DDR2 sampai ke
DDR2-1066/PC2-8500 (Athlon 64 CPUs mendukung
sampai ke DDR2-800/PC2-6400).
-Menggunakan socket yang baru AM2+.
Terdapat banyak perbedaan antara Phenom dan
Athlon 64 CPUs ketika Anda membaca
penjelasan tersebut di atas.
Phenom CPU dapat diinstall pada socket yang
lebih tua yaitu pada motherboard AM2 , akan
tetapi mereka akan dibatasi pada
HyperTransport 2 transfer rate dari 4,000
MB/s, tidak akan memiliki teknologi DDPM
yang tersedia dan memori kontrol akan
berkerja pada clock rate yang lebih
rendah (1.6 GHz).
Sejauh ini AMD merilis atau mengumumkan
hanya Quad core Phenom model, dengan model
spesifikasi basic seperti berikut dibawah :
- Empat core CPU;
-L1 memory cache dari128 KB per core;
-L2 memory cache dari 512 KB per core;
-L3 memory cache dari 2 MB;
-HyperTransport bus bekerja pada 1.8 GHz
(7,200 MB/s) atau 2 GHz (8,000 MB/s),
Tergantung pada model. Harap diperhatikan
pada HT3 provide dua grade kecepatan yang
lebih tinggi (2.4 GHz/9,600 MB/s
dan2.6 GHz/10,400 MB/s) dimana masih belum
dipergunakan.
-Socket AM2+
-65 nm manufacturing process
-"Black Edition" mempunyai model clock
multiplier unlocked, berarti kemampuan untuk
overclocking lebih tinggi , Seperti yang
dapat anda konfigurasikan dimana jika sebuah
CPU dengan clock rate yang lebih tinggi.
|
Model |
OPN (Box) |
OPN (Tray) |
Clock |
MC Clock |
HyperTransport |
TDP |
Max. Temp. (º C) |
|
9900 |
- |
- |
2.6 GHz |
2 GHz |
8 GB/s |
140 W |
- |
|
9700 |
- |
- |
2.4 GHz |
1.8 GHz |
8 GB/s |
125 W |
- |
|
9600 "Black Edition" |
HD960ZWCGDBOX |
HD960ZWCJ4BGD |
2.3 GHz |
1.8 GHz |
7.2 GB/s |
95 W |
70 |
|
9600 |
HD9600GDBOX |
HD9600WCJ4BGD |
2.3 GHz |
1.8 GHz |
7.2 GB/s |
95 W |
70 |
|
9500 |
HD9500GDBOX |
HD9500WCJ4BGD |
2.2 GHz |
1.8 GHz |
7.2 GB/s |
95 W |
70 |
|
|
|
|
|
* MC
adalah
“Memory
Controller”.
TDP,
Thermal
Design
Power,
adalah
seberapa
besar
power
yang
dikeluarkan,
berarti
anda
harus
mencocokan
antara
cpu
dengan
kemampuan
pendinginan
dari
jumlah
power
yang
dikeluarkan.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| |