VISIPRO
SAATNYA PENSIUN? DUEL 13 MEMORY
SDRAM PC133
UJI KESTABILAN DENGAN TWEAKING + OVERCLOCKING
MEMORY
Untuk menguji kestabilan memory, dilakukan
tweaking pada BIOS motherboard ABIT KT7A. Sebab BIOS motherboard ini
paling lengkap dalam hal menggenjot performa
memory. Meskipun demikian, hampir semua BIOS pada
motherboard ber-chipset VIA mempunyai option tweaking memory, meskipun ada
yg tidak selengkap ABIT KT7A.
Uji kestabilan dilakukan dgn setting FULL
TWEAKING CL2. Setting yg dimaksud dgn FULL TWEAK CL2
(2-2-2-5) bisa anda lihat dibawah ini.
 FSB 150 MENGGUNAKAN CPU 1.3 GHZ - Hanya
memory bagus yang bisa tembus 150MHz dalam kondisi Full Tweak
CL2 |
FULL-TWEAKING
CL2: DRAM Timing: Turbo
(2-2-5) SDRAM Cycle Length: 2 DRAM
Bank Interleave: 4-Way Delay Dram Read Latch: NO
Delay Fast CPU Command Decode:
Fast Enhance chip Performace:
Enabled Force 4 way Interleave:
Enabled DRAM 4K-Page mode: Enabled
Utk lebih memperberat pengujian, CPU yg
digunakan adalah CPU berkecepatan tinggi yaitu Tbird 1.33
GHz. Pada saat FSB dinaikkan multiplier diturunkan agar
CPU tidak ter-overclock, sehingga kecepatan tetap terjaga pada 1.33GHz.
Patokan yg dipergunakan dalam pengujian, selain
tingginya FSB dalam keadaan Full-Tweak CL2, juga tingginya memory bandwith
yg dihasilkan. Sebenarnya lebih baik anda berpatokan
pada memory bandwith dibanding FSB, sebab FSB maximum pada beberapa
motherboard dapat berbeda-beda. Sebagai contoh, pada
platform Intel, FSB cenderung dapat dipacu sangat tinggi, itu karena pada
platform tsb memory bandwith yg dihasilkan sangat
rendah. Oleh karena itu pula platform Intel TIDAK LAYAK
dipakai utk pengujian memory SDRAM. Perlu diingat bahwa
tujuan tweaking+overcloking memory adalah mencapai memory bandiwith
tertinggi, bukan mencapai FSB tertinggi. Sebab apa
gunanya FSB terlihat sangat tinggi bila memory bandwithnya rendah?
Jadi meskipun tingginya FSB juga dapat
dijadikan patokan bagus tidaknya sebuah memory, lihat pula berapa memory
bandwith yg dihasilkan pada FSB tsb. Sebab yg membuat
memory tidak mampu bekerja dgn benar kadang tidak hanya karena FSB yg
tinggi saja, tapi karena memory tsb memang tak mampu melayani bandwith yg
tinggi di FSB berapapun. Oleh karena itu banyak memory
yg meksi di FSB133 sudah bermasalah. Ini karena pada kondisi FSB133 Full
Tweak CL2, memory bandwith yg dihasilkan sudah cukup
tinggi.
Note: STABIL yg dimaksud pada tabel
dibawah artinya dapat lolos uji memory bechmark Sisoft Sandra 2001, Quake3
demo001, dan 3DMark2000 menggunakan CPU Tbird 1.3
GHz
|
FULL TWEAKING dengan AGP 4X
(FSB 133-145) |
memory setting (mulai dari
yg teringan sampai terberat) |
133 MHz no tweak CL
3 |
133MHz Full-tweak CL
2 |
137MHz Full-tweak CL
2 |
140MHz Full-tweak CL
2 |
145MHz Full-tweak CL
2 |
memory bandwith yg
dihasilkan (Sisoft Sandra
2001) |
381/368 |
561/618 |
584/644 |
600/659 |
623/679 |
MICRON USA (MICRON
-7E) ($25) |
STABIL |
STABIL |
STABIL |
STABIL |
STABIL |
| SEITEC
-6ns ($19) |
STABIL |
STABIL |
STABIL |
STABIL |
STABIL |
SIMPLE PGA
($20) |
STABIL |
STABIL |
STABIL |
STABIL |
STABIL |
SPECTEK YKB9
($20) |
STABIL |
STABIL |
STABIL |
STABIL |
STABIL |
NEWTECH PLATINUM
($21) |
STABIL |
STABIL |
STABIL |
STABIL |
3DMark2000 crash ke desktop karena File
Corrupt |
SIMPLE VSSBURST-IT
($20) |
STABIL |
STABIL |
STABIL |
3DMark2000
hang |
3DMark2000 hang |
SIMPLE VSSBURST-USA($20) |
STABIL |
STABIL |
3DMark2000 crash ke
desktop |
3DMark2000 crash ke
desktop |
Tidak bisa Booting |
APEX VERSION
2 ($15) |
STABIL |
STABIL |
3DMark2000 crash ke
desktop |
Quake3 crash ke
desktop |
Tidak bisa Booting |
SPECTEK LEF7
($20) |
STABIL |
Kadang Blue
Screen & hang |
Blue Screen &
hang |
Blue Screen &
hang |
3DMark2000
hang |
SPECTEK by
ASTRINDO ($20) |
STABIL |
Begitu masuk windows langsung muncul
"windows explorer error" |
Gagal masuk windows, keluar pesan "Not
enough Extended Memory" |
Tidak bisa Booting |
Tidak bisa Booting |
NEOPOWER VM
($17) |
STABIL |
Begitu masuk windows langsung muncul
BLUE SCREEN |
Gagal masuk windows, keluar pesan
"Windows Protection Error" |
Hang sebelum logo Windows
muncul |
Tidak bisa Booting |
VISIPRO HITACHI
($17) |
Kadang Blue
Screen & hang |
Begitu masuk windows langsung muncul
BLUE SCREEN |
Begitu masuk windows langsung muncul
BLUE SCREEN |
Hang di logo Windows |
Gagal masuk Windows, keluar tulisan: Invalid VXD
error |
VISIPRO HYUNDAI
($17) |
Kadang Blue
Screen & hang |
Gagal masuk Windows, keluar tulisan: Invalid VXD
error |
Begitu masuk windows langsung restart
sendiri |
Tidak bisa Booting |
Tidak bisa Booting |
Pada tabel di atas terlihat bahwa VISIPRO
Hyundai & Hitachi ternyata sama sekali tak berkutik pada semua
pengujian Full Tweaking+Overclocking. Bahkan tanpa di tweak-pun memory ini
kadang masih sering menyebabkan Blue Screen. Pada FSB140
Full Tweaking, hampir sebagian besar peserta bergelimpangan. Simple
VSSBURST tidak ada yg mampu melewati 3DMark2000 dengan
selamat. Sedangkan pada FSB145 Full-Tweaking, Newtech
Platinum harus terjerembab di pengujian 3DMark2000. Sedangkan Micon USA,
Seitec, dan Simpe PGA mampu mentertawai peserta-peserta yg berguguran di
FSB145.
Untuk pengujian dgn FSB145 ke atas, AGP diset
ke 2X. Ini dimaksudkan utk mengurangi dampak ketidakstabilan yg
diakibatkan karena setting AGP 4X pada FSB 145 ke
atas. Selain itu, pada FSB 145 keatas, penggunaan AGP4X
malah akan mengakibatkan artifact / penurunan kualitas gambar 3D. Ini bisa
terlihat pada banyaknya artifact pada tampilan 3DMark2000 pada FSB 145
keatas apabila AGP4X digunakan.
Utk itu pada pengujian pada FSB145-150, AGP
di-set pada 2X. Hasil pengujian kestabilan memory
berikutnya dapat dilihat pada tabel dibawah ini....
Note: STABIL yg dimaksud pada tabel
dibawah artinya dapat lolos uji memory bechmark Sisoft Sandra 2001, Quake3
demo001, dan 3DMark2000 menggunakan CPU Tbird 1.3
GHz
|
FULL TWEAKING dengan AGP 2X
(FSB 145-150) |
memory setting (mulai dari
yg teringan sampai terberat) |
145 MHz Full-tweak CL
2 |
146 MHz Full-tweak CL
2 |
147MHz Full-tweak CL
2 |
148MHz Full-tweak CL
2 |
149MHz Full-tweak CL
2 |
150MHz Full-tweak CL
2 |
memory bandwith yg
dihasilkan (Sisoft Sandra
2001) |
623/679 |
624/683 |
629/686 |
633/690 |
640/697 |
643/700 |
MICRON USA (MICRON
-7E) ($25) |
STABIL |
STABIL |
STABIL |
STABIL |
STABIL |
STABIL |
SEITEC
-6ns ($19) |
STABIL |
STABIL |
STABIL |
STABIL |
STABIL |
STABIL |
SIMPLE PGA ($20) |
STABIL |
STABIL |
STABIL |
STABIL |
STABIL |
3DMark2000 crash ke
desktop |
SPECTEK YKB9 ($20) |
STABIL |
STABIL |
STABIL |
STABIL |
STABIL |
3DMark2000 crash ke
desktop |
NEWTECH
PLATINUM ($21) |
3DMark2000 crash ke desktop karena File
Corrupt |
3DMark2000 crash ke desktop karena File
Corrupt |
Begitu masuk windows langsung
muncul "Windows Registry
Error" |
Begitu masuk windows langsung
muncul "Windows Registry
Error" |
Gagal masuk Windows, langsung terjadi
Registry Error |
Gagal masuk Windows, langsung terjadi
Registry Error |
SIMPLE VSSBURST-IT ($20) |
3DMark2000 crash ke desktop karena File
Corrupt |
Quake3
hang, 3DMark2000
hang |
Tidak bisa Booting |
Tidak bisa Booting |
Tidak bisa Booting |
Tidak bisa Booting |
SPECTEK LEF7 ($21) |
Windows Protection
Error |
Windows Protection
Error |
Hang sewaktu hitung
RAM |
Hang sewaktu hitung
RAM |
Tidak bisa Booting |
Tidak bisa Booting |
VISIPRO
HITACHI ($17) |
Gagal masuk Windows, keluar tulisan: Invalid VXD
error |
Hang di logo Windows |
Hang di logo Windows |
Tidak bisa Booting |
Tidak bisa Booting |
Tidak bisa Booting |
SIMPLE VSSBURST-USA ($20) |
Hang sewaktu hitung
RAM |
Hang sewaktu hitung
RAM |
Hang sewaktu hitung
RAM |
Hang sewaktu hitung
RAM |
Hang sewaktu hitung
RAM |
Tidak bisa Booting |
APEX VERSION
2 ($15) |
Tidak bisa Booting |
Tidak bisa Booting |
Tidak bisa Booting |
Tidak bisa Booting |
Tidak bisa Booting |
Tidak bisa Booting |
SPECTEK by
ASTRINDO ($20) |
Tidak bisa Booting |
Tidak bisa Booting |
Tidak bisa Booting |
Tidak bisa Booting |
Tidak bisa Booting |
Tidak bisa Booting |
NEOPOWER VM ($17) |
Tidak bisa Booting |
Tidak bisa Booting |
Tidak bisa Booting |
Tidak bisa Booting |
Tidak bisa Booting |
Tidak bisa Booting |
VISIPRO
HYUNDAI ($17) |
Tidak bisa Booting |
Tidak bisa Booting |
Tidak bisa Booting |
Tidak bisa Booting |
Tidak bisa Booting |
Tidak bisa Booting |
Tabel diatas meperlihatkan bahwa pada FSB 150
Full-Tweak CL2, hampir seluruh laskar memory hancur lebur dan harus
digotong keluar arena diiringi rintihan & isak tangis yg memilukan.
Bahkan utk booting saja beberapa memory tak mampu.
Hanya Micron USA dan SEITEC yg masih dapat berdiri dgn
dada membusung di FSB150 Full-Tweak CL2. Dengan penuh
rasa bangga & percaya diri, kedua memory jagoan ini menatap kehancuran
musuh-musuhnya.....
BENCHMARK
BENCHMARK
PLATFORM:
| PERBANDINGAN
HARGA |
128MB |
| MICRON USA |
$ 25 |
| NEWTECH
PLATINUM |
$ 21 |
| SPECTEK
ASTRINDO |
$ 20 |
| SIMPLE PGA |
$ 20 |
| SPECTEK YKB8 |
$ 20 |
| SPECTEK LEF7 |
$ 20 |
| SIMPLE
VSSBURST-IT |
$ 20 |
| SIMPLE
VSSBURST-USA |
$ 20 |
| SEITEC 6ns |
$ 19 |
| VISIPRO HYUNDAI &
HITACHI |
$ 17 |
| NEOPOWER VM |
$ 17 |
| APEX V.2
PC133 |
$ 15 |
|
NOTE: harga pada bulan
September |
CPU: - Thunderbird-C
1.33GHz Motherboard: ABIT
KT7A Videocard: ELSA Gladiac Geforce2
GTS Harddisk: Maxtor Diamond Max Plus 60 ATA100-7200RPM
Driver: - VIA 4-in-1 driver
4.32 - Detonator 6.50 Windows 98
SE DirectX 8.0a
MEMORY BANDWITH YANG DAPAT DICAPAI DALAM
KEADAAN STABIL
| Sisoft Sandra2001 |
MEMORY BANDWITH TEST
(MB/sec) |
SEITEC ($19)
/ MICRON USA ($25) - FSB
150MHz, FULL-TWEAK, CL2 |
|
|
|
SIMPLE PGA ($20) / SPECTEK YKB8
($20) - FSB 149MHz, FULL-TWEAK,
CL2 |
|
|
|
NEWTECH PLATINUM
($22) - FSB 140MHz, FULL-TWEAK,
CL2 |
|
|
|
SIMPLE VSSBURST-IT
($20) - FSB 137MHz, FULL-TWEAK,
CL2 |
|
|
|
APEX VERSION 2 ($15) /
SIMPLE VSSBURST-USA ($20) - FSB
133MHz, FULL-TWEAK, CL2 |
|
|
|
VISIPRO ($17) / NEOPOWER ($17) /
SPECTEK ASTRINDO ($20) / SPECTEK LEF7
($20) - FSB 133MHz, NO TWEAK,
CL3 |
|
|
|
Bila melihat dari bandwith memory maxmum yg
dapat dicapai, maka hanya Micron USA dan SEITEC yg mampu mencapai bandith
643/700 dengan keadaan stabil. Simple, Newtech, dan
Spectek sebenarnya juga mampu mencapai bandwith tsb. Namun pada bandwith
setinggi itu ketiga memory tsb tak mampu meyelesaikan pengujian
3DMark2000.
Sedangkan VISIPRO, Neopower, dan Spectek
Astrindo hanya bisa stabil pada memory bandwith yg sangat rendah, yaitu
381/268. Bahkan pada memory bandwith serendah itu, VISIPRO Hyundai kadang
masih tidak stabil.
FRAMERATE QUAKE 3
YANG DAPAT DICAPAI DALAM KONDISI STABIL
| QUAKE3 demo001 |
mode Normal 640x480 |
SEITEC ($19) / MICRON USA
($20) - FSB 150MHz,
FULL-TWEAK, CL2 |
|
SIMPLE PGA ($20) / SPECTEK YKB8
($20) - FSB 147MHz, FULL-TWEAK,
CL2 |
|
NEWTECH PLATINUM
($21) - FSB 140MHz, FULL-TWEAK,
CL2 |
|
SIMPLE VSSBURST-IT
($20) - FSB 137MHz, FULL-TWEAK,
CL2 |
|
APEX VERSION 2 ($15) /
SIMPLE VSSBURST-USA ($20) - FSB
133MHz, FULL-TWEAK, CL2 |
|
VISIPRO ($17) / NEOPOWER ($17)
/ SPECTEK ASTRINDO ($20)
/ SPECTEK LEF7 ($20) - FSB
133MHz, NO TWEAK, CL3 |
|
Framerate Q3 dapat meningkat drastis dgn adanya
kombinasi Tweaking+Overclocking memory. Micron USA dan
SEITEC terbukti mampu meraih framerate tertinggi, yaitu 188fps tanpa
mengalami masalah kestabilan. Sedangkan memory yg lain akan mengalami
ketidakstabilan bila dipaksa mencapai framerate setinggi
itu.
RENUNGAN SINGKAT: PERLUKAH FSB150 KE
ATAS?
Tweaking+Overcloking memory dgn FSB150 ke atas
memang dapat memberikan hasil yg dahsyat. Apalagi
motherboard-motherboard KT133A dgn chip northbridge revisi terbaru mampu
meng-handle FSB hingga 170MHz. (Motherboard yg dimaksud tsb antara lain
ABIT KT7A rev1.3 dan Iwill KK266). Namun meski kombinasi
tweaking+overclocking FSB150+ akan memberikan performa yg dahsyat, ada
baiknya juga anda mempertimbangkan peningkatan clock PCI dan AGP ketika
FSB berasa di angka 150 keatas. Pada FSB150+ beberapa
card PCI, AGP, dan perangkat USB dapat terganggu
kinerjanya Selain itu penggunaan AGP4X akan menimbulkan
artifact (rusaknya tampilan gambar) dan juga dapat menganggu kestabilan
pada beberapa videocard AGP. Jadi kecepatan yg diraih
dgb FSB150+ tsb akhirnya malah menjadi tak berguna karena mengurangi
kenikmatan tampilan game-game 3D anda . Memang dengan
menurunkan setting dari AGP4X ke 2X dapat menghilangkan masalah yg timbul
pada FSB150+. Namun menggunakan AGP2X terbukti dapat
menurunkan score 3DMark2000 secara DRASTIS. Anda bisa
lihat perbandingannya AGP 2X dan 4X pada tabel dibawah
ini...
| FSB, memory, AGP setting |
3D MARK 2000 mode Normal
640x480 |
140 MHz FULL-TWEAK
CL2 - AGP 4X |
|
133 MHz FULL-TWEAK
CL2 - AGP 4X |
|
150 MHz FULL-TWEAK
CL2 - AGP 2X |
|
145 MHz FULL-TWEAK
CL2 - AGP 2X |
|
Pada tabel diatas terlihat bahwa dengan AGP4X,
score 3DMark2000 pada FSB133 jauh lebih tinggi dibanding score pada FSB150
dgn AGP2X. Memang utk mencapai score tinggi anda dapat
menggunakan AGP4X pada FSB150, namun berbagai gangguan artifact akan
memenuhi layar monitor anda sewaktu pengujian
berlangsung. Apa gunanya cepat bila tidak
nikmat????
Namun banyak pula game 3D yg performanya tidak
terlalu meningkat dgn penggunaan setting AGP4X (contoh: Quake3). Sehingga
pada situasi seperti ini, penggunaan AGP2X pada FSB150+ justru paling
efektif utk mencapai performa maximal.
DOSA VISIPRO = STRATEGI PEMASARAN YG
LIHAI
Buruknya performa memory VISIPRO tentu membuat
anda berpikir mengapa memory ini sedemikian populer di hati masyarakat
Indonesia. Pada debut awalnya, tepatnya di masa-masa
memory PC100, VISIPRO tergolong memory yg cukup bagus. Memory tsb saat itu
hanya menggunakan chip dgn kualitas baik, seperti Micron 8E (PC100) yg
mampu berjalan sebagai PC133 CL3. Sebuah prestasi yg bagus dari VISIPRO,
mengingat saat itu masih jamannya memory PC100. Tapi
rupanya kualitas bagus hanyalah SEUMUR JAGUNG saja, sebab setelah
kesuksean digenggam dan perut mulai kenyang, penurunan kualitas VISIPRO
berlangsung secara perlahan tapi pasti. Puncaknya adalah
keptudsan VISPRO utk menggunakan memory Hyundai yg performanya sangat
menyedihkan. Digunakannya Hyundai ini tidak lain karena
harga chip ini memang SANGAT MURAH. Sehingga profit margin yg diraih
VISIPRO dapat lebih besar. Namun penurunan kualitas tsb
diimbangi dgn frekuensi penayangan iklan yg semakin ditingkatkan, sehingga
brand-image VISIPRO tetap lengket di hati
orang-orang. Selain itu VISIPRO juga memberikan bonus
kepada para penjual/toko-toko, sehingga tidak mengherankan bila banyak
toko yg menyarankan konsumen-nya utk memakai memory
VISIPRO. Jujur saja, setiap penjual pasti lebih suka
menjual barang yg memberikan keuntungan terbaik bagi mereka, bukan menjual
barang yg terbaik bagi konsumen. Karakteristik penjual
seperti itu benar-benar dimanfaatkan VISIPRO dengan cara mengimingi-imingi
para penjual dgn bonus yg besar. Di saat para penjual telah menjadi "budak
VISIPRO", promosi & iklan yg gencar secara tidak langsung membuat
konsumen juga menjadi "umat VISIPRO". Selain itu
beberapa media cetak banyak yg berhasil DIBERANGUS dan rela menjadi TUKANG
SEMIR SEPATU VISIPRO demi mendapat cipratan dana promosi yg berlimpah dari
"sang majikan". Dilihat dari sisi ilmu ekonomi, cara yg
dilakukan oleh VISIPRO adalah strategi Marketing 2 ARAH yg sangat BRILIAN
dan EFEKTIF. Namun dari sisi Moralitas, cara yg
dilakukan VISIPRO adalah sebuah PENIPUAN YG MAHA KEJAM, mengingat buruknya
kualitas VISIPRO yg diedarkan kepada konsumen.
Memang ada juga VISIPRO yg menggunakan chip
berkualitas cukup bagus seperti Micron, namun tipe ini jarang
ditemui di pasaran dan biasanya hanya diberikan sebagai SAMPLE kepada para
reviewer,agar hasil review memory VISIPRO terlihat bagus. Padahal VISIPRO
yg beredar di pasaran kebanyakan menggunakan chip Hyundai dan Hitachi yg
kualitasnya buruk.
Tak dapat disangkal lagi, strategi marketing yg
dilakukan distributor VISIPRO terbukti sukses meng-harumkan nama VISIPRO.
Borok dan nanah yg ada pada VISIPRO masih dapat ditambal oleh popularitas
VISIPRO. Andaikan VISIPRO itu seorang aktris, ia ibarat
aktris karbitan yg karirnya baru melejit setelah ia mau digoyang pejabat.
Meskipun tanpa dibekali akting yg baik, namun dengan modal berjibaku di
ranjang ia dapat meraih kesuksesan di layar kaca.
KESIMPULAN
Dari seluruh perbandingan memory diatas,
terlihat jelas betapa banyaknya memory yg harus berguguran dan terlempar
keluar dari arena dalam kondisi tak bernyawa. Hampir
seluruh memory menggelepar dan menjadi mayat ketika dilakukan pengujian
pada FSB 150 Full-Tweak CL2. VISIPRO Hyundai yg populer
itu termasuk salah satu korban yg tergeletak diantara tumpukan mayat di
samping ring arena. Memory sejuta umat ini bahkan belum
sempat merasakan kejamnya duel di FSB150 Full-Tweak CL2, karena pada
FSB140 saja nyawanya sudah direnggut. Jangankan FSB140,
bahkan pada FSB133 saja VISIPRO sudah harus berkali-kali mencium
kanvas. Ini karena VISIPRO (Hyundai & Hitachi) tak
mampu meng-handle memory bandwith tinggi yg dihasilkan platform AMD
(KT133A), meski itu hanya di FSB133 sekalipun.
Diantara tumpukan mayat-mayat yg mengotori
arena, terlihat 2 sosok petarung yg masih mampu berdiri tegar di tengah
arena......Siapa lagi kalau bukan Micron USA dan
SEITEC. Keduanya melangkahkan kaki meninggalkan arena
dengan senyum kemenangan menghias di pipi. Puluhan
wanita yg mendambakan tenaga dahsyat menghampiri dan tak mau melepas
dekapannya dari kaki sang juara.
Sayang sekali Micron USA adalah termasuk barang
langka yg keberadaanya di pasaran sama sulitnya seperti mencari GAJAH
BERKEPALA DUA. Hal ini membuat SEITEC akhirnya menjadi
SATU-SATUNYA memory TERBAIK yg TERSEDIA DI PASARAN dgn HARGA
MURAH.
Bila dibandingkan Simple, SEITEC memang kalah
populer. Tapi banyaknya jenis chip yg dipakai Simple pasti akan membuat
anda pusing tujuh keliling, dan pasti ada resiko mendapat Simple dgn chip
yg performanya kurang baik. Memang itulah RESIKO dalam membeli Simple,
seperti resiko dalam permainan JUDI TOGEL yg notabene
untung-untungan.
Dalam hal KONSISTENSI seharusnya Simple belajar
dari Newtech Platinum, sehingga tidak akan mengecewakan
konsumen. Memang performa Newtech Platinum dapat
dikalahkan oleh Simple yg menggunakan chip PGA. Namun masalahnya, bila
anda beli memory Simple belum tentu mendapat yg menggunakan chip PGA. Bila
nasib kurang mujur, bisa-bisa anda malah mendapat Simple dgn chip yg
performanya lebih buruk dibanding Newtech Platinum. Jadi
bila anda ingin membeli Simple, pastikan penjualnya mau menerima PENUKARAN
apabila Simple yg anda beli ternyata tidak menggunakan chip yg baik.
Memang ada kemungkinan si penjual Simple menolak penukaran dan bersikeras
bahwa mereka "MENJUAL MEMORY SIMPLE" dan bukan menjual SIMPLE dgn
chip tertentu. Tapi jika demikian maka anda juga bisa bersikeras bahwa
Konsumen adalah RAJA.
Harus diakui bahwa diantara semua memory, yg
paling konsisten dgn chip yg dipergunakan adalah
SEITEC. Sebab bila anda bilang "saya mau beli
SEITEC" maka yg anda dapat pasti memory dgn chip
SEITEC. ...Dan yg jelas, bila anda bilang "saya mau
memory yg bisa PC150 FULL-TWEAK CL2 dgn harga termurah" maka hanya
SEITEC pula jawabannya....
|